Mengenal Tentang Broker ECN

Pada artikel sebelumnya sudah dibahas tentang broker STP, saatnya sekarang ini kita membahas tentang broker ECN. Baik itu broker STP maupun broker ECN adalah sama-sama broker non deading desk. Apa sih kepanjangan dari ECN itu? ECN kepanjangan dari  Electronic  Currency Network. Jadi tipe broker ECN ini adalah tipe broker dimana harga yang terjadi benar-benar sesuai dengan market artinya para trader dapat terjun secara langsung dan ikut berpartisipasi ke dalam pasar yang sesungguhnya yang mana ikut bercampur pula dengan partisipan lain di dalam pasar tersebut seperti para Bank, Pemerintah, Institusi maupun Trader Perorangan yang dimana mereka saling berinteraksi Jual dan Beli secara bersamaan tanpa adanya suatu intervensi dari pihak broker forex ataupun dealer (dealing desk). Lantas bagaimana broker dapat keuntungan jika harganya sesuai dengan market? Tentu saja broker akan mendapatkan keuntungan dari komisi. Makanya tak heran jika broker jenis ECN ini selalu menarik komisi ke tradernya.

broker ecnBroker ECN yang sesungguhnya akan menampilkan DOM (Depth of the Market) dalam data window mereka sehinga trader bisa melihat order mereka / open position beserta size / jumlah lotnya yang nantinya juga bisa dilihat trader lain sehingga trader lain bisa mengambil order itu. Dalam ECN trader bisa melihat dimana liquiditynya dan juga perdagangan / order yang sudah tereksekusi. Berikut ini adalah karakteristik dari broker ECN :

  1. Spreadnya floating

Seringkali ketika kita trading di broker ECN spreadnya adalah 0,5. Dengan spread yang sekecil itu maka tak heran jika broker ECN mengenakan komisi di setiap proses ordernya dan tidak melakukan mark up/down untuk harga di market. Jadi pendapatan brokernya ya dari komisi itu

  1. Mengijinkan untuk melakukan scalping

Ketika trading di broker ECN maka seringkali kita diijinkan untuk melakukan scalping, hal ini berbeda ketika kita trading di broker non ECN dimana kita seringkali dilarang untuk melakukan scalping.

  1. Tidak ada batasan untuk SL dan TP

Di broker ECN kita tidak ada batasan untuk menggunakan SL dan TP bahkan 1 pointpun diijinkan. Berbeda dengan broker non ECN dimana memberlakukan pembatasan SL atau TP, yaitu harus minimum sekian point dari harga market

  1. Tidak mengenal hegding

Broker ECN yang sesungguhnya tidak mengenal yang namanya hedging namun cross hedging masih diijinkan artinya membuka dua posisi yang berlawanan terhadap pasangan mata uang yang berbeda akan tetapi masih serumpun. Maksud serumpun di sini adalah trend pergerakan dari kedua pasangan mata uang cenderung sama seperti: GBP/USD dengan EUR/USD ; AUD/USD dengan NZD/USD.

  1. Tidak adanya deal desk

Berfungsi sebagai perantara antara trader dan market, yang sangat berpengaruh terutama jika market sedang ‘hectic’ (bergerak cepat) sehingga order anda ditolak.

 Lantas apa keuntungan kita jika trading di broker ECN? Berikut ini adalah penjelasannya:

  •  Transparansi Harga dan Volume

Anda tahu dan dapat melihat langsung bahwa order anda disalurkan langsung ke market sehingga tidak ada resiko broker mengalami mismanagement transaksi, terutama jika transaksi anda besar.

  • Break Even Point (BEP) semakin rendah

Spread sesuai market tidak dimarkup/down sehingga lebih kompetitif. Ini sangat besar pengaruhnya jika Anda trading dengan metode scalping (target profit kecil), Anda akan tetap mendapatkan keunggulan dibandingkan pialang tanpa biaya transaksi namun sebenarnya menggunakan markup/down dari harga market sebenarnya

  • Kecepatan eksekusi order

Karena tidak adanya Dealing Desk, hal ini berguna terutama saat market sedang bergejolak (hectic) dimana umumnya order tidak bisa masuk / ditolak.

  • Anda dapat melakukan Scalping
  • Tidak ada pembatasan order harus minimum

Sekian point dari harga market untuk stop loss, trailing stop, limit.Jika Anda memiliki dana besar maka Anda dapat benar-benar menggerakkan harga di market

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *